Wisata Alam

10 Gunung Paling Angker di Indonesia, Berani Mendaki?

Avatar photo
1
×

10 Gunung Paling Angker di Indonesia, Berani Mendaki?

Share this article
10 Gunung Paling Angker di Indonesia, Berani Mendaki?

Indonesia dikenal sebagai negeri dengan deretan gunung yang indah. Dari puncak yang megah, jalur pendakian menantang, sampai panorama sunrise yang bikin lupa capek, semuanya jadi alasan kenapa banyak orang suka mendaki.

Tapi di balik keindahan itu, ada sisi lain yang tidak kalah menarik untuk dibahas, yaitu cerita mistis yang melekat pada sejumlah gunung.

Banyak gunung di Indonesia dipercaya punya kisah angker, mulai dari pasar gaib, kerajaan tak kasatmata, suara gamelan misterius, hingga aturan adat yang wajib dihormati.

Cerita-cerita ini biasanya berkembang dari pengalaman pendaki, kisah masyarakat lokal, atau legenda turun-temurun.

Tentu saja, kisah mistis ini sebaiknya dipahami sebagai bagian dari budaya dan cerita rakyat, bukan fakta yang harus dipercaya sepenuhnya.

Namun, satu hal yang jelas: saat mendaki gunung, kita memang wajib menjaga sikap, menghormati alam, dan mematuhi aturan setempat.

Berikut daftar gunung paling angker di Indonesia yang terkenal dengan cerita mistisnya.

1. Gunung Merapi, Keraton Gaib dan Pasar Bubrah

Gunung Merapi, Keraton Gaib dan Pasar Bubrah
Gunung Merapi

Gunung Merapi termasuk salah satu gunung paling terkenal di Indonesia. Selain aktif secara vulkanik, gunung yang berada di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta ini juga dikenal memiliki banyak cerita mistis.

Salah satu kisah paling populer adalah keberadaan Keraton Merapi, sebuah kerajaan gaib yang dipercaya berada di kawasan Merapi.

Dalam cerita masyarakat, kerajaan ini memiliki tokoh-tokoh penjaga gaib, termasuk sosok Nyai Gadung Melati.

Selain itu, ada juga Pasar Bubrah yang terkenal di kalangan pendaki. Kawasan ini berupa area berbatu dan berpasir di jalur pendakian Merapi.

Masyarakat sekitar percaya Pasar Bubrah sebagai lokasi pasar gaib di sekitar puncak Merapi.

Banyak pendaki mengaku pernah mendengar suara ramai seperti pasar, padahal tidak ada orang di sekitar mereka.

Karena itu, pendaki biasanya diingatkan untuk tidak bicara sembarangan dan tetap menjaga sopan santun selama berada di kawasan Merapi.

2. Gunung Lawu, Pasar Setan dan Bulak Peperangan

Gunung Lawu berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gunung ini sangat populer di kalangan pendaki karena memiliki jalur yang indah dan suasana spiritual yang kuat.

Namun, Gunung Lawu juga sering disebut sebagai salah satu Gunung Paling Angker di Indonesia. Salah satu cerita terkenalnya adalah keberadaan Pasar Setan.

Menurut kisah pendaki, ada area tertentu yang kadang terdengar seperti pasar ramai, padahal lokasinya sepi.

Selain Pasar Setan, ada juga cerita tentang Bulak Peperangan. Di lokasi ini, sebagian pendaki mengaku pernah mendengar suara gaduh seperti peperangan atau keramaian yang tidak terlihat sumbernya.

Karena kisah-kisah tersebut, pendaki biasanya disarankan untuk tetap bersama rombongan dan tidak mudah panik jika mendengar suara aneh.

Lebih penting lagi, jangan melanggar aturan dan tetap menghormati kawasan gunung.

3. Gunung Latimojong, Kisah Hantu Poppo dari Sulawesi

Gunung Latimojong, Kisah Hantu Poppo dari Sulawesi
Gunung Latimojong

Gunung Latimojong terletak di Sulawesi Selatan dan dikenal sebagai salah satu gunung tertinggi di wilayah tersebut.

Selain terkenal dengan jalur pendakiannya yang menantang, gunung ini juga punya cerita mistis yang cukup menyeramkan.

Salah satu cerita yang paling dikenal adalah sosok Hantu Poppo. Dalam cerita masyarakat, Poppo digambarkan menyerupai manusia, tetapi bisa terbang dan memiliki mata merah menyala.

Baca Juga:  Kawah Ijen, Menikmati Keindahan Alam dari Kawah & Sunrise di Bondowoso

Konon, sosok ini sering muncul pada malam hari. Pendaki yang mendengar suara “pok… pok… pok…” secara berulang biasanya diminta untuk lebih waspada.

Terlepas dari benar atau tidaknya cerita tersebut, Gunung Latimojong memang menuntut persiapan serius.

Jalurnya panjang, cuaca bisa berubah cepat, dan kondisi fisik harus benar-benar siap sebelum mendaki.

4. Gunung Salak, Kisah Mistis dan Tragedi Pesawat

Gunung Salak berada di wilayah Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Gunung ini sering dikaitkan dengan cerita angker karena banyaknya kisah pendaki tersesat, pengalaman mistis, hingga kecelakaan pesawat.

Salah satu tragedi yang paling dikenal adalah jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 pada 9 Mei 2012 di kawasan Gunung Salak.

Kecelakaan ini terjadi saat penerbangan demonstrasi dan menewaskan seluruh penumpang serta awak di dalamnya.

Selain tragedi tersebut, masyarakat juga mengenal cerita tentang makam Mbah Gunung Salak di kawasan puncak.

Banyak pendaki yang menganggap kawasan tertentu di Gunung Salak memiliki aura mistis.

Namun, Gunung Salak juga dikenal memiliki jalur yang cukup berat dan cuaca yang sering berubah.

Jadi, selain cerita mistis, faktor alam juga menjadi alasan pendaki harus ekstra hati-hati saat menjelajahinya.

5. Gunung Agung, Gunung Sakral yang Penuh Pantangan

Gunung Agung, Gunung Sakral yang Penuh Pantangan
Gunung Agung

Gunung Agung adalah gunung tertinggi di Bali dan dianggap sangat sakral oleh masyarakat Hindu Bali.

Gunung ini memiliki hubungan erat dengan spiritualitas masyarakat setempat, terutama karena keberadaan Pura Besakih di lerengnya.

Banyak aturan adat yang perlu dihormati ketika berada di kawasan Gunung Agung.

Beberapa panduan pendakian menyebutkan bahwa pendaki tidak disarankan membawa makanan berbahan daging sapi, tidak mendaki saat ada upacara keagamaan tertentu, serta perempuan yang sedang menstruasi tidak diperkenankan mendaki gunung sakral ini.

Cerita mistis Gunung Agung biasanya berkaitan dengan pelanggaran pantangan. Karena itu, pendaki sangat disarankan untuk memahami aturan lokal sebelum mendaki.

Di Bali, gunung bukan hanya objek wisata alam, tetapi juga ruang spiritual. Jadi, menjaga sikap, berpakaian sopan, dan tidak meremehkan adat setempat adalah hal yang sangat penting.

6. Gunung Kelud, Legenda Buaya Putih di Kawah

Gunung Kelud berada di Jawa Timur dan terkenal sebagai salah satu gunung berapi aktif di Indonesia. Selain sejarah letusannya, gunung ini juga memiliki cerita mistis yang berkembang di masyarakat.

Salah satu cerita paling populer adalah penampakan buaya putih di kawasan kawah Gunung Kelud.

Dalam legenda setempat, buaya putih tersebut dipercaya sebagai jelmaan makhluk gaib atau sosok bidadari.

Cerita ini membuat kawasan kawah Kelud terasa semakin misterius, terutama saat kabut mulai turun dan suasana menjadi sunyi.

Meski begitu, Gunung Kelud tetap menjadi destinasi wisata alam yang menarik. Pengunjung bisa menikmati pemandangan kawah, udara sejuk, dan panorama pegunungan yang indah.

Tetap patuhi batas aman karena kawasan gunung berapi bisa berbahaya sewaktu-waktu.

7. Gunung Sumbing, Penampakan dan Jalur yang Membingungkan

Gunung Sumbing, Penampakan dan Jalur yang Membingungkan
Gunung Sumbing

Gunung Sumbing berada di Jawa Tengah dan menjadi salah satu gunung favorit pendaki karena pemandangannya yang luar biasa.

Dari puncaknya, kamu bisa melihat panorama pegunungan yang sangat indah.

Baca Juga:  Taman Safari Bogor, Tempat Wisata Edukasi dan Konservasi Satwa yang Menarik

Namun, di balik keindahannya, Gunung Sumbing juga dikenal memiliki banyak cerita mistis.

Beberapa pendaki mengaku pernah melihat sosok berpakaian putih, pocong, hingga orang yang tampak sedang bertapa.

Cerita lain yang sering muncul adalah pendaki yang merasa seperti disesatkan.

Jalur yang tadinya terlihat jelas tiba-tiba terasa membingungkan, terutama saat kabut turun atau pendaki berjalan terlalu jauh dari rombongan.

Secara logis, gunung memang bisa sangat membingungkan saat cuaca buruk. Karena itu, jangan pernah mendaki tanpa persiapan, jangan keluar jalur, dan selalu ikuti arahan porter atau petugas basecamp.

8. Gunung Rinjani, Dewi Anjani dan Segara Anak

Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat adalah salah satu gunung terindah di Indonesia. Danau Segara Anak yang berada di kawasan kawah menjadi daya tarik utama bagi para pendaki.

Segara Anak sendiri merupakan danau kawah di Gunung Rinjani yang berada pada ketinggian sekitar 2.000 mdpl.

Di balik keindahannya, Rinjani juga punya banyak cerita mistis. Masyarakat mengenal kisah Dewi Anjani atau Dewi Rinjani yang dipercaya sebagai sosok penguasa spiritual kawasan gunung.

Badan Bahasa juga mencatat cerita rakyat tentang asal-usul nama Rinjani yang dikaitkan dengan Dewi Rinjani atau Rara Anjani.

Selain itu, kawasan Aik Kalak juga dianggap keramat oleh sebagian pendaki dan masyarakat lokal. Ada cerita tentang pendaki yang merasa seperti ditarik saat mandi di mata air tersebut.

Karena Rinjani memiliki nilai budaya dan spiritual, pendaki sebaiknya menjaga ucapan, tidak merusak alam, dan menghormati aturan lokal.

9. Gunung Arjuno, Alas Lali Jiwo dan Suara Gamelan

Gunung Arjuno, Alas Lali Jiwo dan Suara Gamelan
Gunung Arjuno

Gunung Arjuno berada di Jawa Timur dan dikenal sebagai gunung dengan banyak situs bersejarah peninggalan masa lalu. Namun, gunung ini juga sering disebut angker oleh para pendaki.

Salah satu lokasi paling terkenal adalah Alas Lali Jiwo. Nama ini sering diartikan sebagai “hutan lupa jiwa”.

Banyak cerita menyebutkan bahwa pendaki bisa tersesat jika melamun, berbicara sembarangan, atau tidak fokus selama melewati kawasan ini.

Cerita lain yang cukup populer adalah suara gamelan misterius yang terdengar di tengah hutan. Sumber suaranya tidak jelas, tetapi sebagian pendaki mengaku pernah mendengarnya.

Selain itu, ada juga kisah tentang Pasar Dieng atau pasar gaib di kawasan Gunung Arjuno.

Beberapa pantangan yang sering disebut antara lain tidak mendaki dalam jumlah ganjil dan tidak memakai pakaian merah dominan.

10. Gunung Semeru, Ranu Kumbolo dan Arcopodo

Gunung Semeru dikenal sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa. Banyak pendaki menjadikannya sebagai impian karena jalurnya indah, terutama kawasan Ranu Kumbolo.

Namun, Semeru juga punya cerita mistis yang cukup terkenal. Di Ranu Kumbolo, beberapa pendaki mengaku pernah melihat penampakan pocong atau sosok misterius di sekitar danau.

Ada juga cerita tentang ikan mas gaib yang tidak diketahui asal-usulnya. Karena itu, pendaki biasanya dilarang berenang sembarangan atau melakukan hal yang tidak sopan di sekitar danau.

Selain Ranu Kumbolo, kawasan Arcopodo juga sering dikaitkan dengan kisah Misteri yang Ada di Dunia. Konon, terdapat arca kembar yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu.

Baca Juga:  5 Air Terjun Eksotis di Jepara, Masih Asri dan Cocok untuk Healing

Cerita ini membuat Semeru terasa bukan hanya indah, tetapi juga penuh teka-teki.

Kenapa Banyak Gunung di Indonesia Dianggap Angker?

Ada beberapa alasan mengapa gunung sering dianggap sebagai tempat mistis. Pertama, gunung biasanya memiliki hubungan kuat dengan budaya dan kepercayaan masyarakat lokal.

Banyak gunung dianggap sakral karena menjadi tempat ritual, petilasan, atau bagian dari legenda leluhur.

Kedua, suasana gunung memang mudah memunculkan kesan misterius. Kabut tebal, suara angin, hutan lebat, dan kondisi gelap saat malam bisa membuat imajinasi bekerja lebih kuat.

Ketiga, banyak kejadian di gunung sulit dijelaskan secara sederhana. Misalnya pendaki tersesat, mendengar suara aneh, atau merasa melihat sesuatu.

Bisa jadi itu karena faktor kelelahan, suhu dingin, kurang tidur, atau kondisi psikologis selama pendakian.

Namun, cerita mistis tetap menjadi bagian menarik dari budaya pendakian di Indonesia. Selama dipahami dengan bijak, kisah-kisah ini bisa membuat kita lebih menghormati alam.

Tips Mendaki Gunung yang Dikenal Angker

Kalau kamu tertarik mendaki gunung yang punya cerita mistis, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan diri dengan baik.

Jangan hanya modal penasaran atau ingin membuktikan cerita horor.

Pastikan fisik siap, perlengkapan lengkap, dan informasi jalur sudah dipahami. Gunakan jasa pemandu jika belum pernah mendaki gunung tersebut.

Selain itu, jaga ucapan dan sikap selama pendakian. Hindari bercanda berlebihan, merusak alam, mengambil sesuatu sembarangan, atau melanggar pantangan adat setempat.

Yang paling penting, jangan memisahkan diri dari rombongan. Banyak kasus pendaki tersesat bermula dari keputusan kecil seperti berjalan sendirian atau keluar jalur resmi.

Gunung paling angker di Indonesia bukan hanya menarik karena cerita mistisnya, tetapi juga karena nilai budaya, sejarah, dan keindahan alamnya.

Gunung Merapi punya kisah Pasar Bubrah, Gunung Lawu dikenal dengan Pasar Setan, Gunung Rinjani lekat dengan legenda Dewi Anjani, sementara Gunung Arjuno terkenal dengan Alas Lali Jiwo.

Percaya atau tidak, kisah-kisah tersebut tetap menjadi bagian dari kekayaan cerita masyarakat Indonesia.

Namun saat mendaki, hal utama yang harus dipegang adalah keselamatan, etika, dan rasa hormat terhadap alam serta budaya lokal.

Jadi, kalau kamu ingin mendaki gunung-gunung ini, datanglah dengan persiapan matang. Nikmati keindahannya, hormati aturan setempat, dan pulanglah dengan cerita yang baik.

FAQ

1. Apa gunung paling angker di Indonesia?

Beberapa gunung yang sering disebut angker adalah Gunung Merapi, Gunung Lawu, Gunung Salak, Gunung Rinjani, dan Gunung Arjuno.

2. Apakah cerita mistis di gunung benar-benar nyata?

Cerita mistis biasanya berasal dari legenda, pengalaman pendaki, dan kepercayaan masyarakat lokal. Kebenarannya kembali pada keyakinan masing-masing.

3. Kenapa pendaki harus menjaga ucapan di gunung?

Karena gunung sering dianggap sakral oleh masyarakat sekitar. Menjaga ucapan juga bagian dari etika dan sikap hormat terhadap alam.

4. Apakah aman mendaki gunung yang dikenal angker?

Aman selama mengikuti jalur resmi, mematuhi aturan, membawa perlengkapan lengkap, dan tidak mendaki sembarangan.

5. Apa yang harus dilakukan jika mengalami hal aneh saat mendaki?

Tetap tenang, jangan panik, tetap bersama rombongan, dan segera konsultasikan dengan pemandu atau petugas jalur pendakian.