3 Museum Karya Seni di Yogyakarta Yang Wajib di Kunjungi

3 Museum Karya Seni di Yogyakarta Yang Wajib di Kunjungi

Museum memang menjadaa tempat yang sangat cocok untuk belajar sambil melakukan rekreasi berupa tour keliling museum melihat benda atau barang-barang langka dan antik. Namun ada juga museum yang didirikan sebagai tempat koleksi barang-barang hasil seni kriya baik 2D ataupun 3D. Di Yogyakarta sendiri terdapat banyak sekaali museum yang menyimpan barang-barang seni utamanya seni lukis dan seni pahat atau patung.

Berikut ini akan diulas mengenai museum-museum di Yogyakarta yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan karya seni uatamanya lukisan. Mari fokuskan penglihatan anda untuk menyimak ulasan berikut ditemani secangkir kopi panas.

1. Museum Affandi

Photo by Google Maps (Agung Ramadhany)

Museum yang terletak di depan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga ini memiliki benuk yang cukup unik. Jika dilihat dari gerbang depan bangunannya akan nampak kecil, namun jika kita melakukan tour keliling museum maka akan anda dapati bangunan yang cukup luas membentuk rumah Hobit seperti di film Lord of The Ring. Museum ini didirikan oleh Affandi sang maestro lukis Indonesia sebagai tempat menyimpan koleksi lukisannya.

Selain lukisan hasil karya sang maestro, disana juga di tampilkan koleksi pribadi milik Affandi berupa mobil berwarna kuning yang ada di bagian paling pojok serta patung berbentuk kepala sang maestro sendiri. Ada satu lukisan yang cukup terkenal di tempat ini yaitu lukisan yang di buat oleh anak sang maestro yang bernama Kartika yang disebut sebagai lukisan bunga matahari telanjang.

Baca Juga:  Menjelajahi Biota Laut dengan Snorkeling di Pantai Yogyakarta

Dterdaapat tiga galeri utama di dalam museum ini, galeri Imenampilkan perjalanan gaya lukisan milik Affandi, galeri II terdapat pekuburan Affandi dan sang istri yaitu Maryati, daan galeri III adalah tempat karya keturunannya. Jika andaa tertarik untuk berkunjung sediakan uang sebesar Rp.50.000.

Lokasi: Jl. Laksda Adisucipto, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kab. Sleman, DI Yogyakarta.

2. Museum Sidik Martowijoyo

Photo by Instagram.com @sidikmartowidjojo18

Museum pribadi milik Sidik Martowijoyo, pelukis asal China yang menetap di Yogyakarta ini menyimpan sejumlah lukisan pribadi miliknya. Lukisan milik Sidik Martowidjojo ini memilki keunikan tersendiri karena merupakan perpaduan antara China yang terkesan emosional dan lembut dipadukan dengan gaya Eropa yang terkesaan realistis.

Museum ini memiliki fasilitas yang cukup komplit seperti tempat parkir, toilet, dan juga restoran mini. Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memasuki museum ini alias gratis, jam buka museum ini sekitar pukul 10.00-22.00.

Lokasi: Jl. Magangan Kulon, Patehan, Kec. Kraton, Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta.

3. Museum dan Tanah Liat

Photo by Google Maps (Aryo Pinandoyo)

Sama seperti museum yang sebelumnya, museum ini merupakan museum pribadi milik Ugo Untoro. Museum ini didirikan pada tahun 1998 dan dijuluki oleh orang-orang sekitar dan para pecinta seni khususnya sebagai MdTL dan opera house, dikarenakan tempat ini dulunya hanyalah sebuah arena atau panggung untuk mewadahi aspirasi anak muda yang cukup interns terhadap karya seni dan pertunjukkan.

Baca Juga:  5 Museum Anti Mainstream di Yogyakarta

Selain sebagai temppat barang-barang seni, Museum dan Tanah Liat ini juga menyediakan tempat untuk workshop, pameran dan diskusi seni. Semua seniman dari berbaagai kalangan baik muda maupun tua, dengan berbagai idealisme becmpur di tempat ini untuk menuangkan ide serta gagasannya tanpa rasa khawatir akan dikucilkan atau tidak di dengar aspirasinya.

Barang-barang yang dipamerkan di dalam museum ini terdiri dari karya dua dimensi maupun tiga dimensi. Seperti foto, lukisan, kerajinan tangan, patung, dan seni lainnya yang memang menjadi tema pameran museum saat itu.

Lokasi: Jl. Kersan No.RT.05, Tirtonirmolo, Kec. Kasihan, Kab. Bantul, DI Yogyakarta.

Jika anda mulai tertarik untuk melihat karya seniman yang dipajang di beberapa museum diatas segera persiapkan ongkos dan kunjungilah museum tersebut. Semoga anda terhibur dengan karya dari para maestro.