Museum memang selalu jadi pilihan tepat buat kamu yang ingin belajar sambil rekreasi. Bukan cuma soal sejarah, museum juga bisa menjadi ruang kontemplasi, inspirasi, bahkan healing. Apalagi di Yogyakarta, kota yang dikenal sebagai jantung seni dan budaya Indonesia.
Selain museum sejarah dan perjuangan, Jogja juga punya banyak museum dan art space yang fokus menyimpan, memamerkan, dan merawat karya seni rupa – mulai dari lukisan klasik, patung, hingga seni kontemporer.
Cocok banget buat kamu yang ingin menikmati seni dengan suasana santai, ditemani secangkir kopi panas.
Berikut ini rekomendasi museum seni di Yogyakarta yang layak masuk bucket list wisata budayamu.
1. Museum Affandi

Museum Affandi adalah ikon seni rupa di Yogyakarta. Berlokasi tepat di pinggir Sungai Gajah Wong dan berhadapan dengan UIN Sunan Kalijaga, museum ini langsung mencuri perhatian lewat arsitekturnya yang unik—mirip rumah Hobbit dengan atap melengkung.
Museum ini didirikan langsung oleh Affandi, maestro lukis legendaris Indonesia, sebagai tempat menyimpan karya-karya terbaiknya.
Di dalamnya, kamu bisa melihat perjalanan gaya melukis Affandi dari masa ke masa, lengkap dengan sentuhan emosional khasnya.
Tak hanya lukisan, pengunjung juga bisa melihat:
- Mobil kuning pribadi Affandi
- Patung kepala Affandi
- Area pemakaman Affandi dan istrinya, Maryati
Terdapat tiga galeri utama:
- Galeri I: Perjalanan gaya lukis Affandi
- Galeri II: Area pemakaman
- Galeri III: Karya anak dan keturunannya
Alamat: Jl. Laksda Adi Sucipto No.167, Sleman
Jam buka: Senin-Sabtu, 09.00–16.00
Tiket: Rp10.000-Rp50.000
2. Sangkring Art Space
Buat pengguna TikTok dan Instagram, Sangkring Art Space pasti sudah nggak asing. Art space ini kerap viral berkat tampilan estetik dan pameran seni kontemporernya yang berani dan unik.
Didirikan oleh Putu Sutawijaya, Sangkring punya makna filosofis sebagai jembatan antara diri, masa lalu, dan spiritualitas. Area galeri terbagi menjadi:
- Sangkring Art Space
- Sangkring Art Project
- Bale Banjar
Di sini kamu bisa menikmati lukisan, patung, instalasi seni, sekaligus menjadikannya tempat kencan antimainstream.
Wajib reservasi minimal H-1 via Instagram @sangkringart
Alamat: Jl. Nitiprayan No.88, Bantul
Jam buka: Senin-Sabtu, 11.00-17.00
Tiket: Rp15.000
3. Jogja Gallery

Jogja Gallery adalah galeri seni yang berdiri di bangunan bersejarah bekas Gedung Teater Suboharsono (1929). Tempat ini diresmikan langsung oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 2006.
Galeri ini rutin menggelar:
- Pameran seni rupa
- Lukisan berbagai aliran (abstrak, impresionis, futuristik)
- Acara budaya dan diskusi seni
Selain estetik, suasananya juga tenang – pas buat kamu yang ingin menikmati seni sambil mencari ketenangan batin.
Alamat: Jl. Perkapalan No.7, Gondomanan
Jam buka: Selasa-Minggu, 09.00-21.00
Tiket: Rp3.000
4. Pendhapa Art Space
Pendhapa Art Space dulunya merupakan Studio Satiaji Sculpture & Artwork milik pematung ternama Dunadi. Sejak 2013, tempat ini bertransformasi menjadi ruang seni terbuka yang inklusif.
Sesuai namanya, pendhapa berarti ruang utama untuk menerima tamu – dan filosofi itu benar-benar terasa di sini. Selain galeri seni rupa, tersedia juga:
- Panggung seni
- Teater & tari
- PAS Podjok Coffee
- Homestay
- Workshop & diskusi kreatif
Alamat: Jl. Wirjono Projodikoro, Sewon, Bantul
Jam buka: Setiap hari, 09.00–21.00
Tiket: Gratis
5. Museum Sidik Martowidjojo

Museum ini menyimpan karya pribadi Sidik Martowidjojo, pelukis berdarah Tionghoa yang menetap di Yogyakarta. Gaya lukisannya unik – memadukan kelembutan emosional khas Tiongkok dengan realisme Eropa.
Museum ini nyaman dan ramah pengunjung, dengan fasilitas parkir, toilet, hingga restoran kecil. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati seni tanpa biaya masuk.
Lokasi: Jl. Magangan Kulon, Patehan, Kraton
Jam buka: 10.00–22.00
Tiket: Gratis
6. Museum dan Tanah Liat
Didirikan oleh Ugo Untoro pada 1998, Museum dan Tanah Liat (MdTL) dikenal sebagai ruang seni yang sangat egaliter. Tempat ini bukan hanya museum, tapi juga ruang workshop, pameran, diskusi, dan pertunjukan.
Karya yang dipamerkan bisa berubah-ubah, mulai dari:
- Lukisan
- Fotografi
- Patung
- Seni instalasi
Semua seniman – muda hingga senior – bebas berekspresi di sini.
Alamat: Jl. Kersan, Kasihan, Bantul
7. Langgeng Art Foundation

Langgeng Art Foundation adalah ruang seni kontemporer yang didirikan oleh Deddy Irianto pada 2010. Tempat ini kerap menjadi wadah diskusi perkembangan seni kontemporer Indonesia.
Galeri ini terdiri dari:
- Area atas
- Lobi
- Rubanah (basement)
Di area yang sama, tersedia juga restoran dengan menu Eropa dan Asia—pas buat nongkrong setelah menikmati pameran.
Alamat: Jl. Suryodiningratan No.37, Mantrijeron
Jam buka: Senin–Sabtu, 10.00–18.00
Tiket: Gratis
Penutup
Menjelajahi museum seni di Yogyakarta bukan cuma soal melihat lukisan atau patung, tapi juga menyerap energi kreatif yang hidup di kota ini. Dari museum maestro hingga art space kontemporer, semuanya menawarkan pengalaman berbeda yang sama-sama berkesan.
Kalau kamu pencinta seni, traveler santai, atau sekadar ingin cari inspirasi—Jogja selalu punya ruang untukmu.












