Scroll untuk baca artikel
Shopee Diskon 50%
Sejarah & Budaya

Mengenal Kampung Giriloyo, Pusat Sentra Batik Tulis di Jogja

Avatar photo
76
×

Mengenal Kampung Giriloyo, Pusat Sentra Batik Tulis di Jogja

Share this article
Mengenal Kampung Giriloyo, Pusat Sentra Batik Tulis di Jogja

Apa sih yang terlintas di pikiran kalian ketika mendengar nama Daerah Istimewa Yogyakarta? Kalau menurut saya sih Jogja adalah daerah yang kental akan budaya, serta memiliki banyak tempat wisata yang menarik. Seperti salah satu tempat wisata kebudayaan yang akan saya bahas kali ini yaitu kampung batik giriloyo.

Tentu saja Jogja mempunyai banyak tempat wisata yang sangat menarik, mulai dari wisata alam, buatan, sejarah, hingga wisata kebudayaan dan edukasi. Selain terkenal sebagai kota pelajar, Jogja juga merupakan salah satu daerah wisata unggulan di Indonesia selain pulau Bali. Tentu saja akan sangat menarik untuk menghabiskan waktu liburan di Yogyakarta.

Tokopedia Waktu Indonesia Belanja

Apalagi jika kalian adalah pecinta wisata kebudayaan, maka kalian berada di dalam pembahasan yang tepat karena pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai pusat sentra batik di Jogja yakni kampung batik giriloyo. Selain sebagai tempat wisata kebudayaan, sentra batik yang satu ini juga merupakan tempat wisata edukasi.

Tempat ini juga disebut sebagai tempat wisata edukasi karena selain melihat ragam batik tulis dan mengamatinya, kalian juga bisa belajar membuat batik tulis dengan tangan kalian sendiri. bagaimana, sangat menarik bukan kampung batik yang satu ini? Jika kalian tertarik, langsung saja simak pembahasan berikut.

Mengenal Lebih Dekat dengan Lampung Batik Giriloyo

Kampung batik giriloyo adalah sebuah tempat yang berada di sebuah dusun di bawah kaki perbukitan yang sudah cukup terkenal yakni bukit Imogiri. Bukit Imogiri sendiri adalah makam atau sebuah tempat dimana bersemayamnya raja-raja dari kerajaan Mataram Islam yang telah meninggal dunia.

Sentra Batik yang satu ini merupakan kampung yang terletak di Kelurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Berdasarkan informasi yang diambil, 90% aktivitas masyarakat di kampung yang satu ini adalah membatik. Maka dari itu tidak mengherankan jika kampung ini disebut sebagai pusat sentra batik di Jogja.

Baca Juga:  Candi Borobudur: Mahakarya Megah Warisan Sejarah dan Budaya Indonesia

Menurut sumber yang didapat, kegiatan membatik di kampung ini sudah terjadi sejak abad ke-17 atau tahun dimana bertepatan dengan waktu pembangunan makan raja kerajaan Mataram Islam di Imogiri. Konon katanya waktu itu banyak petinggi kerajaan Mataram yang silih berganti menggunakan kain batik.

Nah, sejak saat itulah kampung batik giriloyo ini meneruskan kegiatan membatik secara turun temurun sampai sekarang. Namun siapa sangka pada 2006 kampung ini sempat berniat untuk vakum dari dunia pembuatan batik tulis dikarenakan gempa dahsyat yang menimpa seluruh daerah Yogyakarta.

Namun beruntungnya berkat bantuan LSM membuat masyarakat di kampung tersebut bersemangat untuk bangkit dan memulai kembali kegiatan mereka di pembuatan batik tulis. Bahkan mereka juga mencetuskan ide untuk membuat daerah mereka menjadi tempat wisata kebudayaan serta edukasi yang kini sudah sangat terkenal bahkan sampai mancanegara.

Kampung batik yang satu ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari pusat kota Jogja, mungkin hanya berjarak kurang lebih 15 kilometer saja. Namun dikarenakan tempat yang satu ini masi tergolong sebagai daerah terpencil yang berada di kaki bukit sehingga suasana di desa ini masih sangatlah asri, sepi, sunyi khas perkampungan jaman dahulu.

Dibalik kesunyian kampung batik giriloyo, sebenarnya kampung ini menyimpan banyak warisan budaya tradisional yang sangat menarik dan luar biasa. Selain sebagai pusat sentra batik yang sudah berjalan ratusan tahun, tempat ini juga mempunyai warisan  gurah tradisionalnya yang sudah sangat terkenal.

Gurah tradisional sendiri adalah sebuah cara pengobatan tradisional dengan menggunakan akar untuk menyembuhkan segala penyakit pernafasan. Maka dari itu tak heran jika kampung giriloyo sangatlah terkenal dikalangan para pecinta kebudayaan yang senang untuk mempelajari budaya peninggalan nenek moyang kita.

Baca Juga:  Pantai Timang, Memadukan Keindahan Alam dengan Sensasi Ekstrem

Selain melihat gurah tradisional serta mempelajari batik tulisnya yang sangat terkenal, kalian juga bisa mencoba berbagai kuliner yang ada di kampung batik giriloyo ini. Berbagai kuliner di kampung ini siap membuat kalian ngiler dengan kenikmatan khas pedesaan ya. Ada berbagai makanan favorit di kampung ini yang siap untuk memanjakan lidah kalian.

Kalian bisa mencicipi makanan seperti pecel kembang Turi dengan rempeyek super besar serta dipadukan dengan wedang uwuh yang akan menambah kenikmatan khas pedesaan yang sangat tradisional. Tak hanya itu jika kalian ingin eksplor kuliner maka kalian bisa menemukan sate klathak yang terkenal itu di sepanjang jalan Imogiri.

Bagaimana, tertarik untuk mengunjungi tempat wisata kebudayaan sekaligus edukasi di kampung batik giriloyo ini? Sebagai pemuda penerus bangsa sudah sepatutnya kita turut melestarikan kebudayaan bangsa kita sendiri, jangan mau kalah dengan wisatawan mancanegara yang turut belajar membuat batik tulis di kampung giriloyo ini.

Rute Menuju Lokasi Kampung Batik Giriloyo

Sentra batik giriloyo ini terletak di Kelurahan Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Jarak tempat ini dari kota Jogja sendiri sebenarnya tidak terlalu jauh, mungkin jika ditempuh menggunakan kendaraan pribadi berkisar antara 20-30 menit dengan jarak kurang lebih 15 kilometer.

Sementara untuk jalur termudah yang bisa kalian lewati adalah lewat kota Jogja. Dari kota Jogja kalian bisa mengambil arah ke terminal Giwangan, setelah itu kalian bisa melewati jalan Imogiri timur lurus ke arah selatan sampai melewati jembatan kembang songo, setelah melewati jembatan tersebut kalian masih harus terus ke arah selatan sejauh 500 meter.

Setelah itu kalian akan melihat plang petunjuk arah yang menuju ke makan raja cirebon, ambil belok ke timur dan lurus terus sampai bertemu percabangan jalan. Ambil belok kanan yang menuju ke desa giriloyo karena jika mengambil jalan lurus maka kalian akan sampai ke desa pucung.

Baca Juga:  Pantai Sadranan, Permata Tersembunyi di Tepian Gunung Kidul

Ikuti arah kanan yang mengarah ke desa giriloyo kurang lebih sejauh 200 meter. Setelah itu disebelah kanan jalan kalian akan melihat rumah joglo besar yang bertuliskan sentra industri batik tulis giriloyo. Nah jika sudah menemui bangunan tersebut maka kalian sudah sampai di kampung batik giriloyo.

Fasilitas di Kampung Batik Giriloyo

Ada berbagai fasilitas yang bisa kalian temui di area komplek sentra industri batik giriloyo ini. Berbagai fasilitas yang tersedia tersebut antara lain yaitu joglo workshop membatik yang bisa kalian gunakan untuk belajar membatik mulai dari awal hingga akhir. Jika ingin mengikuti workshop tersebut kalian akan dikenakan biaya mulai dari 25k sampai 50k rupiah

Selain joglo workshop, disini kalian juga akan menemukan gallery batik tulis. Di dalam gallery ini kalian akan menemukan berbagai macam jenis dan corak batik yang berasal dari koleksi para pengrajin batik di kampung batik giriloyo. Kalian juga bisa mengamati perbedaan tiap batik di dalam gallery ini.

Dan untuk fasilitas sisanya mungkin sama seperti tempat wisata lainya seperti musholla, toilet dan kamar mandi, warung atau tempat makan, hingga WiFi agar kalian selalu terkoneksi dengan internet.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai kampung batik giriloyo ini, jika kalian penasaran dengan tempat ini, silahkan datangi saja langsung untuk mengetahuinya secara lebih detail. Baik, cukup sekian dari saya, terimakasih sudah membaca.